Altimeter Indicator Pada Flight Instrument Pesawat Udara

Posted on

#Altimeter #Indicator #FlightInstrument #PesawatUdara

Altimeter indicator | Altimeter adalah suatu instrumen yang dipakai untuk mengetahui ketinggian pesawat terbang terhadap suatu landasan atau tinggi pesawat terhadap permukaan laut.

Altimeter indicator menggunakan pitot static system sebagai sumber tenaga penggeraknya.

altimeter indicator

Penunjukkan pada indicator menggunakan satuan “FEET”. Pressure altimeter sebetulnya adalah sebuah barometer atau pengukur tekanan atau pengukur perbedaan tekanan yang hasil pengukurannya dinyatakan dalam satuan feet. Altimeter indicator juga dikenal dengan nama barometer indicator atau pressure altimeter.

tabel tekanan atmosfir

Pembacaan indicator ini terpengaruh juga oleh perubahan tekanan di tanah yang disebabkan karena perubahan-perubahan keadaan atmosfir meliputi tekanan, temperature dan kelembaban udara / humidity.

Sebagaimana diketahui bahwa udara di permukaan bumi lebih padat daripada udara di atasnya. Jadi secara sederhana altimeter ini sesungguhnya adalah sebuah barometer logam (aneroid barometer) yang pembacaannya dalam satuan dalam feet. Apabila ketinggiannya makin bertambah maka tekanan udaranya makin berkurang. Karena gas memuai bila tekanan berkurang, maka jumlah bagian-bagian udara pada kesatuan isi juga berkurang. Dengan pengertian lain berat jenis udara menjadi kecil atau kepadatannya menjadi tipis. Tekanan udara yang berbeda-beda pada ketinggian yang berlainan ini dipakai pada altimeter untuk menunjukkan perubahan ketinggian.

Cara kerja dan konstruksi altimeter indicator

  • Mekanisme di dalam altimeter indicator terdiri dari 2 atau 3 buah aneroid logam hampa udara.
  • Mengembang dan mengempisnya aneroid karena adanya tekanan static.
  • Mekanisme ini terpasang di dalam case instrument yang kedap udara (air tight).
  • Indicator dihubungkan dengan tekanan atmosfir melalui lubang static (static head atau static vent).
cara kerja mekanik altimeter
  1. Aneroid yang terdapat di dalam case instrument akan “mengembang“ bila pesawat “naik“. Hal ini disebabkan karena tekanan di dalam aneroid “lebih besar“ dari tekanan static.
  2. Aneroid yang terdapat di dalam case instrument akan “mengkerut“ bila pesawat “turun“. Hal ini disebabkan karena tekanan didalam aneroid “lebih kecil“ dari tekanan static.
  3. Mengembang dan mengkerutnya aneroid ini disambungkan dengan diteruskan melalui sebuah tuas mekanik. Tuas mekanik ini pada satu ujungnya dihubungkan pada rocking shaft sehingga berputar.
  4. Rocking shaft ini memutar gear yang di hubungkan dengan 3 (tiga) buah jarum penunjuk dial pointer.
  5. Jarum penunjuk dial pointer akan diam bila terjadi keseimbangan tekanan udara di dalam aneroid dan di dalam case instrument.
  • Sebuah penunjukan counter pada sisi sebelah kanan skala penunjukkan terlihat skala barometrik dalam satuan Inch Hg atau Milibar yang dihubungkan dengan roda – roda gigi ke zerro setting knob.
konstruksi mekanik altimeter
  • Untuk mengkoreksi kesalahan pengukuran altimeter yang disebabkan oleh perubahan temperatur yang mempengaruhi aneroid, maka pada mekanik altimeter digunakan bi-metalic strip atau bi-metallic u-spring. Bi-metallic u-spring adalah per dengan bentuk huruf U dan dibuat dari lapisan yang berasal dari dua logam yang berbeda koeffisien muainya, sehingga bila terjadi perubahan suhu maka mulut huruf U akan makin terbuka atau makin tertutup.

Cara membaca altimeter indicator
Altimeter indicator dilengkapi dengan 3 (tiga) buah jarum penujukan dial pointer

  • Jarum panjang menunjukkan ratusan feet, jarum pendek ribuan feet dan jarum panjang dengan segitiga di ujungnya menunjukkan puluhan ribu feet.
  • 1 X putaran jarum panjang sama dengan 1000 feet.
  • 1 X putaran jarum pendek sama dengan 10.000 feet.

Kesalahan – kesalahan pada altimeter indicator

Instrument error
Adalah kesalahan yang disebabkan oleh usia umur dari indicator yang menyebabkan berkurangnya elastisitas peralatan penggerak dalam indicator. Besarnya kesalahan tidak boleh melebihi + 30 atau – 45 feet pada permukaan laut.

Position error atau installation error
Adalah kesalahan yang disebabkan karena pitot tube tidak menghadap penuh ke arah air flow (aliran udara) dan tekanan dinamis yang memasuki static head atau static vent.

Lag error (hysterisis error)
Adalah kesalahan yang disebabkan karena terlambatnya tekanan dalam case instrument untuk menyesuaikan diri dengan tekanan atmosfir. Kesalahan ini terutama terjadi bila pesawat menukik atau menanjak dengan tajam.

Jenis – jenis ketinggian / altitude

  • Indicated altitude. Adalah tinggi yang dibaca dari altimeter indicator.
  • Pressure altitude. Adalah tinggi yang dibaca pada altimeter indicator apabila skala barometric di set pada 29, 92 inch hg atau 1013,25 milibar.
  • True altitude. Adalah tinggi pesawat terhadap permukaan laut (sea level).
  • Absolute altitude. Adalah tinggi pesawat terhadap suatu landasan (dataran).
jenis ketinggian altitude

Baca juga artikel yang membahas tentang Daftar Kelompok Flight Instrument Pada Pesawat Udara.

Gravatar Image

Belajar dan berusaha untuk berguna bagi sesama | Saling berbagi yuk