Oil Temperature Indicator Pada Instrument Pesawat Udara

Posted on

#OilTemp #Indicator #Instrument #EngineInstrument

Oil temp indicator | Oil temperature indicator diperlukan untuk mengetahui temperatur oil yang digunakan untuk melumasi engine.

Sistem penunjukan oli terdiri dari resistansi sensing element (temperature probe), indikator dan kabel-kabel (wires) untuk menghubungkan probe dengan indikatornya.

Setiap engine (untuk multi engine) mempunyai sistem penunjukkan oil temperature. Resistance sensing element (temperature probe) ditempatkan pada saluran pipa outlet oil pressure pump. Temperature probe ini terdiri dari sebuah resistor yang sensitif terhadap perubahan suhu oil temperature.

Kenaikan atau penurunan suhu oil temperature akan menyebabkan nilai tahanan dari resistor berubah. Resistor pada temperature probe ini dihubungkan kesuatu rangkaian elektronik bridge circuit. Jarum penunjukan dial pointer akan bergerak bila terdapat ketidakseimbangan tahanan dalan bridge circuit.

Perubahan tahanan pada temperature probe akan mengakibatkan keseimbangan pada bridge circuit berubah. Sehingga arus listrik yang mengalir dan kaki masing-masing tahanan bridge circuit akan berubah.

Perubahan arus listrik pada bridge circuit mempengaruhi herakan defleksi medan magnet pada moving coil yang terhubung dengan pointer. Skala penunjukan jarum pointer yang sudah dikalibrasi berkisar antara 25°C – 150°C.

Sebaiknya baca juga artikel tentang Pressure Switch Pada Instrument Pesawat Udara yang membahas masih sekiratan tentang engine instrument pesawat udara.

Gravatar Image

Belajar dan berusaha untuk berguna bagi sesama | Saling berbagi yuk