Bagaimana Cara Kerja Water Injection Dan Komponennya

adsense-fallback

#WaterInjection #Engine #WaterHammer

adsense-fallback

Cara Kerja Water Injection Dan Komponennya | Mungkin orang akan bertanya-tanya tentang water injection. Air yang digunakan apakah air biasa atau air khusus? Dan bagaimana cara kerja kok bisa setara dengan bahan bakar oktan 113? Apakah dapat terjadi water hammer?

Banyak orang bertanya demikian. Sebagai permulaan penjelasan, baca dulu artikel tentang Kenali Apa Itu Water Injection (Wa-i) Alias Injeksi Air. Kalau sudah, yuk dibahas bersama.

Perlu diketahui, kalau debit air yang diinjeksi ke ruang bakar mesin adalah kecil sekali. Seperti butiran kabut air. Ketika masuk ke ruang bakar yang bersuhu tinggi, butir air akan pecah menjadi uap air, jadi sudah tidak dalam wujud air utuh. Maka dari itu, water injection tidak memungkinkan terjadi water hammer.

Jenis air apa yang digunakan pada water injection? Air yang digunakan untuk Wa-i ini adalah air murni. Bisa memakai air hasil sulingan kompresor AC atau Air Aquadest atau Air Accu botol biru. Yang paling penting, jangan menggunakan air yang mengandung mineral seperti : Air Sumur, Air Ledeng, Air Aqua. Air mineral ini bisa mengakibatkan korosi atau karat.

Namun, untuk lebih mendapatkan performa mesin dengan water injection yang optimal, bisa menggunakan air murni yang dicampur dengan  Alkohol / Methanol. Komposisi campuran 1:5 hingga 1:3.

Komponen water injection

  1. Filter penghisap aquarium
  2. Regulator air (keran)
  3. One way filter
  4. Jarum suntik ukuran 24G
  5. Cabang selang aquarium T
  6. One way filter

Cara kerja water injection

Air yang masuk ke ruang bakar diatur oleh keran (regulator) dan di filter oleh One Way Filter. Kemudian akan keluar berupa percikan halus kabut air melalui jarum suntik (nozzle water injection). Lantas air akan mengalir melalui selang ke dalam vacuum karburator atau intake plenum.