Memilih Oli Mesin Yang Cocok

adsense-fallback

#OliMesin #OliMobil #OliMotor #CaraMemilihOli

adsense-fallback

Memilih Oli Mesin | Atas dasar apa, memilih oli mesin untuk kendaraan? Berapa interval ganti oli mesin? Banyak orang memilih oli mesin berdasarkan SAE dan spesifikasi 10W50, 15W50 atau 20W50 dan banyak lagi.

Iya memang, kriteria dan spesifikasi itu penting dalam memilih oli yang tepat saja. Selain itu, sebaiknya juga mengetahui kualitas oli pelumas yang di beli. Oli yang beredar dipasaran terdapat beberapa sertifikat standarisasi. Sertifikasi API (American Petroleum Institute), sertifikat ACEA (Association Des Constructeurs Europeens d’ Automobiles), sertifikat ILSAC (Eropa), sertifikat JASO (Japan Automotive Standard Organization). Karena kebanyakan produk kendaraan di Indonesia banyak yang berasal dari Jepang, maka banyak oli yang beredar bersertifikat JASO.

Fungsi Oli

Oli berfungsi sebagai pelumas dan pendingin mesin. Selain itu, oli juga berfungsi sebagai pelindung karat dan penutup celah pada dinding mesin. Kesemua fungsi oli tersebut, tidak terlepas dari yang namanya pelumasan. Gesekan antar part dalammesin akan dilumasi oleh oli agar gerakannya lebih halus dan smooth.

Baca juga : Oli Mobil Terbaik Di Indonesia – Total Quartz Menjaga Performa Mesin

Selain untuk melumasi part mesin, oli juga bersifat fluida yang menghantarkan panas di ruang bakar (1000 – 1600 0C) ke bagian mesin laiinya yang lebih dingin.

Tingkat kekentalan oli harus disesuaikan dengan kapasitas volume dan kebutuhan mesin. Semakin tingkat kekentalan oli, maka tingkat kebocoran akan semakin kecil, namun disisi lain mengakibatkan bertambahnya beban kerja bagi pompa oli.

Selain itu kandungan aditif dalam oli, akan membuat lapisan oli pada dinding silinder guna melindungi mesin pada saat start. Sekaligus mencegah timbulnya karat, apabila mesin tidak dinyalakan dalam keadaan lama. Disamping itu pula kandungan aditif deterjen dalam pelumas berfungsi sebagai pelarut kotoran hasil sisa pembakaran agar terbuang saat pergantian oli.

Memilih Oli

Kalau datang ke toko oli, maka akan disuguhkan beberapa jenis macam oli dengan berbagai merk. Jadi semakin bingung memilih oli yang cocok. Namun ada beberapa hal yang bisa dijadikan pedoman dalam memilih oli. Sebaiknya dalam memilih oli, beracuan pada karakter kendaraan anda, spesifikasi mesin serta lingkungan dimana mayoritas anda berkendaraan (suhu, kelembaban udara, cuaca, dsbnya.).

Perhatikan Peruntukan Dan Kualitas Pelumas

Biar tidak salah dalam memilih oli. Lihatlah pada kemasan oli tentang peruntukan oli tersebut. Apakah digunakan untuk mesin bensin atau diesel ? 2 tak atau 4 tak ? peralatan industri ? dan sebagainya.

Kualitas dari oli pada umumnya ditunjukkan oleh kode sertifikat standarisasi API Service yang diikuti oleh tingkatan huruf dibelakangnya. Contoh API: SL, kode S (Spark) menandakan pelumas mesin untuk bensin. Kode huruf kedua menunjukkan nilai kualitas oli, semakin mendekati huruf Z mutu oli semakin baik dalam melapisi komponen dengan lapisan oli dan semakin sesuai dengan kebutuhan mesin modern.